Persyaratan Lengkap Menjadi Petugas Kesehatan Haji Indonesia



Semua Petugas Kesehatan Indonesia yang beragama Islam, pasti ingin pergi ke Tanah Suci, inilah kesempatan mereka untuk mewujudkannya, yaitu dengan menjadi Petugas Kesehatan Haji Indonesia. Seluruh proses rekrutmen PKHI dilakukan secara online oleh Puskeshaji yang merupakan salah satu departemen di bawah Kementerian Kesehatan RI. Bila ingin mendaftar, silahkan ikuti link berikut

Menjadi Petugas Kesehatan Haji Indonesia

Kali ini kami akan menyampaikan salah satu bagian dari lampiran penjelasan Permenkes no. 25 Tahun 2013. Salah satunya berisi Persyaratan Menjadi Tenaga Kesehatan Haji Indonesia. Sebelum sobat petugas mendaftar, alangkah baiknya menyimak syarat-syarat menjadi petugas kesehatan haji Indonesia berikut ini :

A. Persyaratan Umum
  1. Warga Negara Indonesia yang beragama Islam;
  2. Pegawai Negeri (PNS/TNI/POLRI) atau pegawai tetap di Rumah Sakit/Klinik swasta;
  3. Bagi pendaftar yang bekerja di rumah sakit/klinik swasta, melampirkan surat izin operasional rumah sakit/klinik swasta;
  4. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Ijazah;
  5. Berusia maksimal 55 tahun;
  6. Berbadan sehat dan khusus wanita tidak dalam keadaan hamil, berdasarkan hasil medical check up.
  7. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 2 tahun pada tempat yang sama dan dibuktikan dengan Surat Keputusan penempatan atau Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT), dan surat pernyataan pengalaman bekerja dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;
  8. Mendapat persetujuan secara tertulis dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;
  9. Mendapat persetujuan secara tertulis dari suami;
  10. Pasangan suami/istri tidak boleh mengajukan lamaran pada musim haji yang sama;
  11. Bersedia tidak menjadi penyerta suami/istri, orang tua dan/atau mertua baik sebagai petugas maupun jamaah haji;
  12. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan sesuai kebutuhan operasional;
  13. Tidak sedang terlibat dalam proses hukum;

B. Persyaratan Khusus

1. Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) : terdiri dari satu dokter dan dua perawat

a. Dokter, dengan persyaratan sebagai berikut:
  1. Memiliki sertifikat kegawat daruratan medik (ATLS, ACLS, AT CLS, ALS, GELS);
  2. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Surat Tanda Registrasi (STR);
  3. Memiliki Surat Izin Praktik (SIP);
  4. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi;
  5. Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word, MS Excel dan Internet.
b. Perawat, dengan persyaratan sebagai berikut:
  1. Pendidikan minimal Sekolah Perawat Kesehatan (SPK);
  2. Memiliki sertifikat kegawat daruratan keperawatan (BTLS, BCLS, BTCLS, BLS, PPGD, Emergency Nursing);
  3. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan STR;
  4. Memiliki Surat Izin Praktik (SIP) atau Surat Izin Kerja (SIK) yang masih berlaku;
  5. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
  6. Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word, MS Excel dan Internet.
 

2. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Bidang Kesehatan

a. Tim Manajerial, terdiri dari:
1) Kepala Bidang, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Laki-laki;
  • Struktural di Kementerian Kesehatan diutamakan setingkat eselon II;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH.
2) Sekretaris, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Struktural di Kementerian Kesehatan;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.
3) Kasie Sanitasi dan Surveilans, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Struktural di institusi kesehatan;
  • Dokter atau sarjana di bidang kesehatan lingkungan/ epidemiologi;
  • Mempunyai pengalaman dan bekerja di bidang sanitasi atau epidemiologi;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.
4) Kasie Bidang Farmasi dan Perbekalan Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Struktural di Kementerian Kesehatan;
  • Apoteker;
  • Mempunyai pengalaman dan bekerja di bidang kefarmasian;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.
5) Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP), dengan persyaratan sebagai berikut :
  • PNS yang bekerja di lingkungan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan;
  • Berpengalaman dalam administrasi keuangan;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.
B. PPIH yang berkedudukan di Daerah Kerja, terdiri dari:
1) Kasie Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Laki-laki;
  • Dokter yang bekerja di lingkungan Kementerian Kesehatan atau TNI/POLRI;
  • Mempunyai pengalaman manajemen/atau fungsional;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data;
2) Koordinator Administrasi Pelayanan Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut :
  • PNS yang bekerja di lingkungan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan;
  • Berpengalaman dalam administrasi keuangan;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel dan Internet.
3) Kasubsie BPHI Daker, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Dokter umum dengan S2 Kesehatan atau dokter spesialis;
  • Khusus untuk Daker Makkah, diutamakan yang pernah bertugas sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
4) Penanggung Jawab Pelayanan Medik, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Dokter spesialis;
  • Mempunyai kemampuan manajerial di bidang pelayanan medik;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan yang pernah bertugas sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
5) Penanggung Jawab Keperawatan, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah S1 Keperawatan;
  • Mempunyai kemampuan manajerial di bidang keperawatan;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan yang pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
6) Penanggung jawab Penunjang Medik, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Dokter;
  • Mempunyai kemampuan manajerial di bidang penunjang medik;
  • Khusus Daker Makkah diutamakan yang pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
7) Dokter BPHI Daker, terdiri dari:
  • Dokter umum;
  • Dokter gigi;
  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, penyakit dalam, paru, syaraf, kesehatan jiwa, dan bedah; Dengan persyaratan sebagai berikut:
a) Bertugas di sarana pelayanan kesehatan;
b) Khusus dokter umum diutamakan yang bertugas di bagian ICU/ IGD;
c) Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
d) Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
8) Tenaga Keperawatan BPHI Daker, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah DIII Keperawatan;
  • Diutamakan yang bertugas di unit pelayanan keperawatan RS;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi
9) Analis Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah DIII Analis Kesehatan;
  • Bekerja di instalasi laboratorium.
10) Radiografer, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah DIII Radiologi;
  • Bekerja di instalasi radiologi RS.
11) Rekam Medik, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah DIII Rekam Medis;
  • Bekerja di Unit Rekam Medik RS;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel.
12) Teknisi Elektromedik, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah DIII Teknik elektromedik;
  • Bekerja di unit pelayanan elektromedik RS.
13) Nutrisionis dan Dietisian, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah DIII Gizi;
  • Bekerja sebagai tenaga gizi di Rumah Sakit.
14) Kasubsie Perbekkes, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Apoteker;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
15) Penanggung jawab Depo dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Apoteker;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi rumah sakit dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
16) Penanggung jawab Apotek dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah Apoteker;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
17) Staf Apotek dengan Persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah DIII Farmasi;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH.
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
18) Anggota Depo Farmasi dan Perbekalan kesehatan, dengan persyaratan khusus sebagai berikut:
  • Minimal berijazah DIII Farmasi;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi RS dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
19) Kasubsie Sanitasi-Surveilans (Sansur), dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Berijazah S1/S2 kesehatan masyarakat dengan peminatan kesehatan lingkungan/epidemiologi;
  • Diutamakan bekerja dalam bidang sanitasi dan/atau surveilans epidemiologi;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, dan internet;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH.
20) Staf Sansur, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah S1 Kesehatan Masyarakat;
  • Diutamakan bekerja dalam bidang sanitasi dan/atau surveilans epidemiologi;
  • Mahir mengoperasikan komputer program MS Word, MS Excel, dan internet.
21) Petugas Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Bidang Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Minimal berijazah DIII komputer;
  • Mahir mengoperasikan sistem jaringan komputer;
  • Berpengalaman minimal 1 tahun dalam pengelolaan Siskohatkes, dibuktikan dari surat keterangan pimpinan Institusi;
C. PPIH yang berkedudukan di Sektor, terdiri dari:
1) Wakil Ketua Sektor, dengan persyaratan sebagai berikut:
  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah atau penyakit dalam atau paru atau khusus dokter umum diutamakan yang bekerja di instalasi gawat darurat/ICU di rumah sakit;
  • Di utamakan sudah pernah bertugas sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word dan MS Excel;
  • Mempunyai kemampuan manajerial dan/atau fungsional;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
2) Staf Sektor, terdiri dari dan dengan persyaratan sebagai berikut:
a) Dokter umum:
  • Diutamakan yang bertugas di bagian ICU/IGD;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi;
b) Dokter spesialis penyakit dalam atau paru:
  • Diutamakan yang bertugas di rumah sakit;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi;
c) Tenaga Keperawatan:
  • Minimal berijazah DIII Keperawatan;
  • diutamakan yang bertugas di unit pelayanan keperawatan rumah sakit;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
d) Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan:
  • Minimal berijazah DIII farmasi;
  • Diutamakan yang berpengalaman dan bekerja di instalasi farmasi dan/atau apotek;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
e) Sansur:
  • Minimal berijazah S1 Kesehatan Masyarakat;
  • Diutamakan yang berpengalaman dalam bidang sanitasi dan/atau surveilans epidemiologi;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel dan Internet.
Lengkap sudah, itulah Persyaratan Menjadi Petugas Kesehatan Haji Indonesia. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, bahwa setiap profesi yang ingin menjadi TKHI harus mendapat rekomendasi dari organisasi profesi. Dokter = IDI, Perawat = PPNI. Bila ada yang perlu diperjelas, silahkan bertanya kepada rekan rekan petugas kesehatan haji Indonesia yang sudah purna tugas di daerah anda. Semoga informasi ini bermanfaat.