Rencana Perjalanan Haji - RPH 1440 H 2019 M


Rencana Perjalanan Haji 2019 secara resmi telah dikeluarkan oleh Kementrian Agama RI. Kami ringkaskan beberapa hal yang penting dalam Rencana Perjalanan Haji 2019 berikut ini.

Pemberangkatan Gelombang 1

Jemaah Haji Indonesia gelombang 1 akan mendarat di Bandara Madinah dan akan menjalankan ibadah di Masjid Nabawi selama 9 hari, untuk kemudian meneruskan perjalanan ke Mekkah guna menunaikan prosesi ibadah haji.

Tanah Air ke Madinah

Gelombang 1 akan dimulai dengan pemberangkatan kloter 1 pada tanggal 7 Juli 2019 dari beberapa embarkasi di Indonesia. Pemberangkatan gelombang 1 ini akan berlangsung sampai tanggal 19 Juli 2019. Pada tanggal 19 Juli 2019, seluruh jemaah haji Indonesia gelombang 1 sudah diberangkatkan ke Madinah Almunawaroh.

Madinah ke Mekkah

Setelah menjalankan ibadah di Masjid Nabawi Madinah dan menjalankan ibadah-ibadah lainnya, Jemaah Haji Indonesia Gelombang 1 akan mulai diberangkatkan secara bertahap sesuai urutan kloter ke Mekkah pada tanggal 16 Juli 2019 - 28 Juli 2019 guna persiapan prosesi ibadah haji.


Pemberangkatan Gelombang 2

Berbeda dengan gelombang 1, jemaah haji Indonesia gelombang 2 akan diberangkatkan dari tanah air ke Saudi Arabia melewati Jeddah untuk kemudian langsung menuju Kota Suci Mekkah.

Pemberangkatan gelombang 2 akan dimulai pada tanggal 20 Juli 2019 sampai 5 Agustus 2019.

Jemaah Haji Gelombang 2 ini akan menunaikan ibadah haji dulu sebelum berziarah ke Kota Madinah.

Setelah menunaikan ibadah haji, jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan ke Madinah mulai tanggal 20 Agustus 2019 sampai 6 September 2019 secara bertahap sesuai urutan kloter.



Hari Tarwiyah

Hari Tarwiyah insyaAllah akan jatuh pada tanggal 9 Agustus 2019. Beberapa jemaah haji Indonesia akan menunaikan Mabit di Mina. Namun sayangnya, Pemerintah tidak memasukkan Mabit di Mina ini dalam paket haji reguler sehingga apabila jemaah haji ingin mengerjakan ibadah sunnah tarwiyah di Mina harus berangkat sendiri. Tidak mengerjakan ibadah inipun, haji tetap sah.

Biasanya beberapa KBIH dalam kloter ada yang mengadakan acara ibadah tarwiyah ini dengan menyewa bus ke Mina, tanpa tanggungan dari pemerintah.

Setelah menunaikan Mabit di Mina, jemaah haji akan menuju Padang Arafah untuk menunaikan wukuf.

Wukuf di Arafah

Hari Arafah insyaAllah akan jatuh pada hari Sabtu, 10 Agustus 2019. Pada hari tersebut, seluruh jemaah haji dari seluruh dunia berkumpul di Padang Arafah untuk menunaikan wukuf. Wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji, apabila tidak dikerjakan maka haji yang dilaksanakan tidak sah.

Wukuf dilaksanakan sampai matahari tenggelam tanggal 10 Agustus 2019. Jemaah haji kemudian bergerak di Muzdalifah untuk melaksanakan Mabit di Muzdalifah. Mabit di Muzdalifah ini sunnahnya adalah sampai sholat subuh disana, namun beberapa ulama berpendapat bahwa mabit di muzdalifah minimal 6 jam, hal ini mempertimbangkan banyaknya jemaah haji dari seluruh dunia yang berkumpul disana sehingga harus ada jadwal agar tidak terjadi penumpukan.

Di Muzdalifah, para jemaah haji juga mengambil batu kerikil untuk lempar jumroh yang mulai akan dilakukan ke-esokan harinya di Mina.

Setelah Mabit di Muzdalifah, jemaah haji bergerak ke Mina untuk melakukan pelemparan jumroh.


Idul Adha 1440 H / 2019 M

Idul Adha insyaAllah akan jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019. Pada hari itu, jemaah haji Indonesia akan melakukan pelemparan Jumroh Aqobah di Jamarat Mina. Perjalanan dari Mina ke Jamarat sekitar 2-3 km dengan berjalan kaki, melewati terowongan yang mengubungkan Mina ke Jamarat. Total perjalanan dengan berjalan kaki 5 - 6 km.

Jemaah haji yang sudah tidak sanggup, bisa mewakilkan pelemparan jumroh ini ke jemaah haji lain yang masih kuat.

Setelah melakukan pelemparan jumroh Aqobah, maka jemaah haji melakukan tahalul dengan mencukur rambut, disunnahkan untuk dicukur habis atau gundul. Setelah itu, jemaah haji dapat melepas pakaian ihram memakai pakaian biasa.


Hari Tasyrik

Pada hari-hari Tasyrik yaitu pada tanggal 12 - 14 Agustus 2019, jemaah haji tetap berada di Mina dan melakukan pelemparan jumroh. Berbeda dengan pada tanggal 11 Agustus 2019 yaitu hanya melempar jumroh Aqobah, pada hari Tasyrik ini pelemparan jumroh dilakukan dengan pelemparan Ula, Wustho dan Aqobah.

Nafar Awal

Nafar awal adalah meninggalkan Mina untuk melanjutkan prosesi haji lebih awal yaitu pada tanggal 12 Dzulhijjah 1440 H atau 13 Agustus 2019 M

Nafar Akhir

Nafar akhir adalah meninggalkan Mina untuk melanjutkan prosesi ibadah haji pada tanggal 13 Dzulhijah 1440 H atau 14 Agustus 2019 M.

Setelah melakukan serangkaian ibadah di Mina, jemaah haji akan bergerak ke Masjidil Haram  memakai pakaian ihrom untuk melakukan Thowaf, Sa'i dan Tahalul. Setelah semua prosesi selesai, maka berakhir pula rangkaian ibadah haji. Semoga menjadi Haji yang mabrur.

Pemulangan Jemaah Haji Gelombang 1

Pemulangan Jemaah Haji Gelombang 1 akan dimulai pada tanggal 17 - 29 Agustus 2019. Pemulangan ini dari Bandara KAIA Jeddah. Jemaah haji dari Mekkah akan diberangkatkan ke Jeddah untuk kemudian diberangkatkan ke Tanah Air.


Pemulangan Jemaah Haji Gelombang 2

Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Gelombang 2 dimulai pada tanggal 30 Agustus 2019 -15 September 2019 melalui Bandara Madinah.

Akhir kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Air tanggal 16 September 2019

Akhir Operasional Haji

Setelah perjalanan panjang tersebut, saya akan sampaikan ringkasan rencana perjalanan haji 1440 H atau 2019 M.
Masa Operasional Pemberangkatan dan Pemulangan: 30 hari
  • Gelombang 1 : 13 hari
  • Gelombang 2 : 17 hari
Masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi paling lama : 42 hari

Demikian uraian singkat tentang Rencana Perjalanan Haji 1440 M / 2019 M, semoga bermanfaat.

Rencana Perjalanan Haji 2019





0 Response to "Rencana Perjalanan Haji - RPH 1440 H 2019 M"

Post a Comment

Mohon Tidak Bertanya seputar informasi jemaah haji dan proses rekrutmen. Karena kami diluar kepanitiaan rekrutmen.