Inilah Ancaman Bagi yang Menunda-nunda Berhaji


Kesehatanhaji.com - Melaksanakan ibadah haji merupakan suatu kenikmatan yang besar dari Allah subhanahuwata'ala. Bagaimana tidak? Tidak semua orang dimudahkan oleh Allah untuk melakukan ibadah haji ini. Banyak kita lihat orang-orang yang sehat dan kaya secara finansial (keuangan), namun belum dipanggil oleh Allah untuk berhaji, bahkan untuk mendaftar haji -pun mereka masih enggan. Ibadah Haji ini adalah ibadah yang utama, masuk dalam salah satu Rukun Islam. Namun sedikit dari kita menyadari bahwa terdapat ancaman bagi orang yang mampu namun enggan untuk beribadah haji, apa saja ? Kita akan bahas dibawah ini.


Kewajiban Haji

Tidak seperti ibadah-ibadah lainnya, ibadah haji merupakan ibadah yang hanya wajib sekali seumur hidup, tentu saja bagi yang memenuhi syarat istithaah (mampu). Hal ini seperti ditegaskan dalam Al-Qur'an

Allah Ta’ala berfirman,

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
"Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”. ( QS. Ali Imran: 97)
 dan juga Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ فَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ فَحُجُّوا ». فَقَالَ رَجُلٌ أَكُلَّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسَكَتَ حَتَّى قَالَهَا ثَلاَثًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لَوْ قُلْتُ نَعَمْ لَوَجَبَتْ وَلَمَا اسْتَطَعْتُمْ – ثُمَّ قَالَ – ذَرُونِى مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ وَاخْتِلاَفِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِشَىْءٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَىْءٍ فَدَعُوهُ .
"Wahai manusia, telah diwajibkan atas kalian berhaji maka berhajilah”, kemudian ada seorang bertanya: “Apakah setiap tahun Wahai Rasulullah?”, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam tidak menjawab sampai ditanya tiga kali, barulah setelah itu beliau menjawab: “Jika aku katakan: “Iya”, maka niscya akan diwajibkan setiap tahun belum tentu kalian sanggup, maka biarkanlah apa yang sudah aku tinggalkan untuk kalian, karena sesungguhnya telah binasa orang-orang sebelum kalian, akibat banyaknya pertanyaan dan penyelisihan mereka terhadap nabi mereka, maka jika aku perintahkan kalian dengan sesuatu, kerjakanlah darinya sesuai dengan kemampuan kalian dan jika aku telah melarang kalian akan sesuatu maka tinggalkanlah”.
 
Beliau juga sangat menganjurkan agar umat Islam yang ingin pergi berhaji segera memenuhi nya, sebelum terjadi hal-hal yang mengakibatkan haji menjadi tertunda. Sebagaimana dalam hadist :


مَنْ أَرَادَ الْحَجَّ فَلْيَتَعَجَّلْ فَإِنَّهُ قَدْ يَمْرَضُ الْمَرِيضُ وَتَضِلُّ الضَّالَّةُ وَتَعْرِضُ الْحَاجَةُ
 “Barangsiapa yang ingin pergi haji maka hendaklah ia bersegera, karena sesungguhnya kadang datang penyakit, atau kadang hilang hewan tunggangan atau terkadang ada keperluan lain (mendesak)” HR. Ibnu Majah.

Ancaman Bagi yang Sengaja Menunda Berhaji

Bagaimana dengan orang yang mampu, namun menunda-nunda pergi berhaji? atau menunda untuk mendaftar ibadah haji?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :
إِنَّ الله , عَزَّ وَجَلَّ , يَقُولُ : إِنَّ عَبْدًا أَصْحَحْتُ لَهُ جِسْمَهُ ، وَأَوْسَعْتُ عَلَيْهِ فِي الْمَعِيشَةِ تَمْضِي عَلَيْهِ خَمْسَةُ أَعْوَامٍ لاَ يَفِدُ إِلَيَّ لَمَحْرُومٌ.
“Sesungguhnya Allah Azaa wa jalla berfirman, “Sesungguhnya seorang hamba telah Aku sehatkan badannya, Aku luaskan rezekinya, tetapi berlalu dari lima tahun dan dia tidak menghandiri undangan-Ku (naik haji, karena yang berhaji disebut tamu Allah, pent), maka sungguh dia orang yang benar-benar terhalangi (dari kebaikan)”
(HR. Ibnu Hibban)
Dalam hadits tersebut disebutkan bahwa orang yang dilapangkan rejekinya oleh Allah ta'ala namun enggan untuk menunaikan ibadah Haji, maka orang tersebut digelari sebagai orang yang terhalangi (dari kebaikan), dan tentu saja ini akan menjadi pertanyaan di akhirat kelak.
 
Semoga kita termasuk orang-orang yang digolongkan sebagai orang yang mudah untuk memenuhi panggilan Allah untuk berhaji. Semoga bermanfa'at.

Sumber : https://muslimafiyah.com/naik-haji-dulu-atau-beli-mobil-ya.html

0 Response to "Inilah Ancaman Bagi yang Menunda-nunda Berhaji"

Post a Comment

Mohon Tidak Bertanya seputar informasi jemaah haji dan proses rekrutmen. Karena kami diluar kepanitiaan rekrutmen.