Pencarian Berita Haji

Pilh Mana Beli Rumah atau Daftar Haji Dulu?


Kesehatanhaji.com - Pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan tentang Ancaman Orang yang Menunda-nunda untuk Berhaji. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan mengajak pembaca sekalian untuk memilih antara dua pilihan : Beli Rumah atau Daftar Haji dahulu?



#1 Membeli Rumah
Seorang suami wajib menyediakan tempat tinggal bagi keluarganya, sebagaimana menyediakan makanan dan minuman serta pakaian dari rizki yang diberikan oleh Allah subhanahuwata'ala dengan cara yang halal.

Menyediakan disini menurut pendapat para ulama bisa dengan membeli, atau menyewa rumah yang baik. Jadi tidak ada kewajiban untuk membeli rumah dan hukum asal dari membeli rumah ini adalah mubah (boleh).

Lalu bagaimana keadaan seorang muslim ketika Allah memberikan kelapangan baginya, sehingga Allah berikan kesempatan untuk memilih 2 rencana yaitu membeli rumah atau mendaftar berhaji.

#2 Mendaftar Haji
Sebagaimana kita ketahui, antrian haji reguler di Indonesia ini sangatlah lama, di beberapa provinsi antrian telah menyentuh waktu tunggu 20 tahun. Itu artinya, jika anda mendaftar pada tahun 2019 ini, anda akan berangkat pada tahun 2039 M, sangat lama sekali.

Sedangkan hukum pergi berhaji bagi orang yang mampu adalah wajib.

Tentu saja dua hal tersebut adalah dua hal yang mengandung kebaikan, namun diantara dua hal tersebut kita dapat teliti lagi mana yang lebih utama dari yang lainnya. Saya sepakat dengan pendapat bahwa mendaftar haji lebih utama daripada membeli rumah, dengan alasan :
  1. Allah ta'ala telah memberikan kelonggaran rejeki untuk menunaikan ibadah haji
  2. Antrian haji yang semakin lama, apabila tidak daftar dari sekarang maka ditakutkan ini termasuk perbuatan yang tidak diridhoi oleh Allah ta'ala
  3. Biaya membeli rumah jauh lebih mahal daripada untuk mendaftar haji, sehingga sisa dana bisa dikembangkan untuk melakukan kebaikan atau usaha lain yang berkah
  4. Membeli rumah tidak sampai wajib, namun hukum asalnya mubah. Selama masih ada tempat tinggal dengan cara menyewa rumah, insyaAllah ini sudah termasuk menyediakan tempat tinggal bagi keluarga

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

Haji mabrur itu tidak memiliki balasan kecuali surga” (HR. Al Bukhari 1773, Muslim 1349).
Maka ada kelebihan yang sangat besar pada pilihan mendaftar haji daripada membeli rumah, karena pilihan haji adalah pilihan akhirat, yang balasannya adalah surga sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas.

Juga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الغازي في سبيلِ اللَّهِ، والحاجُّ والمعتمِرُ، وفْدُ اللَّهِ، دعاهُم، فأجابوهُ، وسألوهُ، فأعطاهُم

Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumrah, mereka adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, dan mereka pun ternyata memenuhi panggilan Allah itu. Jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah kabulkan” (HR. Ibnu Majah 2357)
 Dua pilihan di atas kira-kira bisa diubah seperti ini :
Pilih Menjadi Tamu Allah atau Membeli Rumah?
 Namun pilihan tetap kembali kepada kita masing-masing. Semoga artikel singkat ini bermanfaat bagi kita semua. Semoga Allah ta'ala memberikan kemudahan bagi kita untuk memenuhi panggilan-Nya untuk berhaji ke Tanah Suci, Aamiin...

Bacaan : https://kangaswad.wordpress.com/2013/10/01/haji-dulu-atau-beli-rumah/

0 Response to "Pilh Mana Beli Rumah atau Daftar Haji Dulu?"

Post a Comment

Mohon Tidak Bertanya seputar informasi jemaah haji dan proses rekrutmen. Karena kami diluar kepanitiaan rekrutmen.